<body topmargin="0" bottommargin="0" leftmargin="0" rightmargin="0"><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/5503041?origin\x3dhttp://catatansangkakala.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Dikirim 30.4.08    
KEBERLARIAN 

Hari ini, saya mengulang masa lalu. Menyepakati kembali kesimpulan yang sangat menakutkan. Menganggap diri sendiri sebagai penyakit, wabah, derita orang lain. Terasa ke manapun singgah, selalu ada yang terluka. Lebih-lebih menangis. Tersakiti. Baik oleh perbuatan atau ucapan. Mungkin saya memang penyakit.

Lalu, terbayang lagi sebuah pelarian, lari dari kehidupan orang banyak. Mungkin benar, saya bukan manusia. Karena manusia, selalu bisa bersosialisasi, tapi saya tidak! Ada titik-titik di saat saya mencoba berlari dari kehidupan itu sendiri.

Akan lebih baik, tidak tercatat dalam sejarah kehidupan; dari pada tercatat sebagai “biang kerok” permasalahan. Selalu membuat orang geram, marah, mengutuk.

Tidak, saya tidak sedang berusaha menjadi malaikat yang katanya selalu benar. Patuh. Tidak pernah melakukan kesalahan sedikitpun. Terbebas dari segala dosa. Dijamin masuk sorga. Tapi, setidaknya, jangan juga menjadi iblis. Selalu dikutuk, dikecam.

Bukankah, keberlarian itu menjadi pilihan yang lebih tepat? Bahkan, pernah beberapa kali saya bertanya. Mengapa harus dilahirkan, menjadi bagian dalam sejarah kehidupan manusia?

Ah, mungkin saya sedang sakit. Besok harus menemui psikiater!

SAQOR QURAISY
Selasa, 29 April 2008.


Dicatat oleh Unknown, Jam 9:27 AM |